Showing posts with label PHP. Show all posts
Showing posts with label PHP. Show all posts

Thursday, July 15, 2010

Object dan Class

Bagian dasar dari sebuah program yang berorientasi objek adalah objects. Secara mudah kita dapat memahami mengenai object ini. Sebagai contoh, sebuah mobil adalah objek. Sebuah mobil mempunyai properties atau bagianbagian di dalamnya, seperti warna, mesin, roda, pintu dsb. Sebuah mobil juga dapat melakukan sesuatu (ada sesuatu yang bisa dilakukan dengan mobil), seperti mengisi bensin, menyalakan mesin, berjalan, mengerem dsb.

Biasanya object adalah sebuah kata benda. Orang adalah object. Demikian juga mobil, pohon, bunga, komputer, TV, buku dsb. Namun, object tidak selamanya sebuah objek fisik. Bisa saja sebuah benda abstrak, seperti account bank, sebuah file di komputer, database, pesan email, acara TV, dsb.

Class merupakan penjelasan atau deskripsi dari object. Di dalam class, terdapat penjelasan tentang suatu object termasuk properties yang dimilikinya serta kelakuan atau method yang bisa dilakukan oleh object. Sebagai contoh, class Orang. Class Orang tentu setidaknya memiliki beberapa bagian seperti tangan, kaki, mata, telinga dsb. Class Orang juga setidaknya harus bisa jalan, bisa loncat, bisa lari, bisa melihat, bisa bicara dsb.

Salah satu keuntungan program didefinisikan dengan konsep OOP adalah adanya pengkapsulan (encapsulation) program dalam class dan object, dimana programmer yang menggunakan class tidak perlu mengetahui isi dan jalannya class secara detail, hanya perlu tahu bagaimana cara menggunakannya. Sama halnya dengan sebuah mobil misalnya. Seorang pemilik mobil tentunya tidak perlu mengetahui bagian-bagian mobil secara menyeluruh. Dia tidak perlu mengetahui bagaimana mesin mobil melakukan pembakaran dan bagaimana mesin mobil bisa menggerakkan roda, dsb. Dia hanya perlu tahu bagaimana cara menjalankan mobil, bagaimana menghentikan mobil, dan fungsi mobil lainnya.

Artikel sebelumnya: Object Oriented Program (OOP) Pada PHP

Object Oriented Programming (OOP) Pada PHP

PHP pada awalnya hanyalah kumpulan script sederhana. Dalam perkembangannya, selanjutnya ditambahkan berbagai fitur pemrograman berorientasi objek. Hal ini dimulai sejak PHP 4. Dengan lahirnya PHP 5, fitur-fitur pemrograman berorientasi objek semakin mantap dan semakin cepat. Dengan PHP 5, script yang menggunakan konsep object-oriented akan lebih cepat dan lebih efisien.

Pemrograman berorientasi objek atau object-oriented programming (OOP) merupakan suatu pendekatan pemrograman yang menggunakan object dan class. Saat ini konsep OOP sudah semakin berkembang. Hampir setiap perguruan tinggi di dunia mengajarkan konsep OOP ini pada mahasiswanya. Pemrograman yang banyak dipakai dalam penerapan konsep OOP adalah Java dan C++.

OOP bukanlah sekedar cara penulisan sintaks program yang berbeda, namun lebih dari itu, OOP merupakan cara pandang dalam menganalisa sistem dan permasalahan pemrograman. Dalam OOP, setiap bagian dari program adalah object. Sebuah object mewakili suatu bagian program yang akan diselesaikan.

Beberapa konsep OOP dasar, antara lain :
1. Encapsulation (Class dan Object)
2. Inheritance (Penurunan sifat), dan
3. Polymorphisme
 

My Important Note

Followers

My Social Network


My Experiment Copyright © 2009 and dont forget to visti my web