Showing posts with label World Cup 2010. Show all posts
Showing posts with label World Cup 2010. Show all posts

Sunday, July 11, 2010

Sampai Jumpa Lagi Paul

Sebentar lagi kita mungkin tidak akan lagi mendengar nama Paul The Octopus. Memang Paul The Octopus akhir-akhir ini menjadi perbincangan di dunia sepak bola, karena tebakannya mengenai pemenang dari sebuah pertandingan. Kebetulan saja tebakannya benar. Jadi mari ucapkan "sampai jumpa lagi Paul".

Tebakan Paul si Gurita pada pertandingan Jerman vs Spanyol menyebabkan para pendukung Jerman jengkel. Bahkan ada yang ingin memakan Paul The Octopus. Kebetulan, prediksi Jerman vs Spanyol dari Paul tepat. Jerman harus puas menduduki peringkat ketiga setelah mengalahkan Uruguay.

Untuk pertama kalinya, Paul The Octopus menebak pemenang antara Belanda vs Spanyol. Kali ini paul menebak bahwa Spanyol akan memenangkan pertandingan dan menjadi juara Piala Dunia untuk pertama kalinya. Namun saya berpendapat lain. Dalam prediksi Belanda vs Spanyol tadi pagi saya tetap mendukung Belanda untuk menjadi pemenang Piala Dunia.

Pesta Piala Dunia 2010 barangkali mengajarkan hal penting, bahwa sepak bola menghasilkan banyak kejutan. Kita kaget melihat Paul si gurita menebak jitu enam pertandingan. Para petaruh mungkin akan menimbang pilihan si Paul. Apapun yang anda hasilkan dari judi adalah haram, jadi jauhilah judi.

supported by: Blogger Indonesia Dukung Internet Aman, Sehat & Manfaat

Saturday, July 10, 2010

Prediksi Spanyol vs Belanda : Boasting from High Intelligence Animal

Paul the Octopus crap lately became a byword in several media. But why do we as humans have more confidence by boasting of an animal?. Humans more intelligent than animals. According to the Octopus I guess Paul is just coincidence. Consider the following descriptions.

Prediksi Spanyol vs Belanda, but if you notice if the option Paul always falls on the state with more striking colors of light alias? An example occurred when Germany was defeated Serbia in the phase of the allowance for the Group.

Color the flag of Serbia is a striking blend of colors, namely red, blue, white, base color with a red emblem in the middle of the third color. Paul deftly choosing the color of Serbia than Germany which has black alloys, red, and yellow.

Sure enough, it turns out Paul's true choice because of Serbia 1-0 win over Germany.

Sign in phase 16 of the returning Paul was asked to predict the German counter-England match. Here the German flag colors more nge-Jreng than those based on the British flag white with large red crosses.

Paul chose the color flag with the most conspicuous among them, namely Germany. Once again 'prophecy' is true because the Germans won 4-1.

In the quarter-finals, Argentina are juxtaposed with the turn of the German flag. Argentina dominated the flag colors of blue and white soft and not draw attention to Paul. Finally the Octopus who cared for Oliver Walenciak select the color flag of Germany. True again, the team shaved Panzer Tango team 4-0.

But in the semi-color flag of Germany defeated Spain ngejreng than the color of the flag. Matador team flag colors are red and yellow with the logo in the middle kingdom. Clearly this is more brightly colored than the German flag has a black color. Predictable if the Paul again chose a more striking color that is owned by Spain.

Whether or not affected by the prediction result, Germany fell in the hands of Spain with a slim 0-1 score. This prediction was even made Paul as being the most hated in Germany.

Regardless of the controversy, back Paul the Octopus chose the winner for the final between Spain vs Netherlands and Germany struggle for third place between contra Uruguay. As you can see, the Dutch flag colors of red, white and blue flag was still less marked than Spanish.

Uruguay flag color was almost identical to the flag of Argentina. Nothing wrong if then Paul chose Germany over the state flag cs Diego Forlan.

Octopus on the list of animals who have high intelligence. Octopus proved to have short-and long-term memory. Head of Animal Care Weymouth Sea Life Park, Fiona Smith, said, "Usually the octopus like Paul is very smart. We equate them with the dog's intelligence. They like to solve problems. "

According to Wikipedia, the eyes of the octopus "could" distinguish the polarization of light. But it is doubtful whether he could recognize the color or not. Nevertheless, the results of 'prophecy' Paul in the 2010 World Cup always has a lighter color. Does this result also back to being real?

supported by: Blogger Indonesia Dukung Internet Aman, Sehat & Manfaat

Friday, July 9, 2010

Prediksi Spanyol vs Belanda: win the World Cup for the first time

Prediksi Spanyol vs Belanda
Spain vs Netherlands Prediction is not a guess based on Paul the Octopus. The source of this prediction is taken from various sports sites.

Dutch and Spanish are the two best teams who will be performing at the World Cup 2010 final stage. The two new teams first met in the World Cup tournament in 2010. The rest of the two teams met only in friendly matches and European Cup qualification.

In eight meetings, the Netherlands won four times, once a draw and three defeats. But they last met in 2002 in a friendly games. whoever wins this match, will be making history to win the World Cup for the first time.

Meeting both goal difference always produces thin. In the final course will be very interesting, because they have never won the World Cup. Of course very difficult to determine the winner of the Spain vs. Netherlands predictions this time.

Netherlands best achievement is to become a finalist in 1974 and 1978 and never won the European Cup in 1988. While Spain is the best achievement of the top four of the year 1950. In the European Cup, the team has two time champion Matador (1964 and 2008).

Head to head Spain vs Holland

March 27, 2002: Netherlands 1-0 Spain (Friendship)
15 November 2000: Spain 1-0 Netherlands (Friendship)
January 21, 1987: Spain 1-1 Netherlands (Friendship)
16 November 1983: Netherlands 2-1 Spain (European Cup Qualifying)
16 February 1983: Spain 1-0 Netherlands (European Cup Qualifying)

Prediksi skor akhir: Spain (50) vs. (50) The Netherlands (1-2)

Biografi Paul Si Gurita

Paul menetas dari telur di Sea Life Centre di Weymouth , Inggris , dan sekarang disimpan dalam sebuah tangki di Sea Life Oberhausen, Jerman. Nama Paul itu diambil dari judul puisi yang ditulis oleh Boy Lornsen : Der Tintenfisch Paulus Oktopus.

Awal mula Paul menunjukkan kecerdasannya menurut Daniel Fey, salah satu direktur Sea Life. Paul menunjukkan kecerdasannya pada saat ia baru saja lahir.
"Ada sesuatu tentang cara ia memandang pengunjung kami ketika mereka datang dekat ke tangki. Ini sangat tidak biasa, jadi kami mencoba mencari tahu apa bakat khusus adalah"

Organisasi pecinta binatang (PETA), memprotes bahwa Paul harus dibebaskan. Paul dianggap menderita karena dikurung dalam sebuah tangki besar. Namun isu ini mereda setelah pihak Sea Life menyatakan jika melepaskan Paul, itu adalah tindakan berbahaya. karena Paul tidak terbiasa mencari makanan untuk dirinya sendiri.

Paul si Gurita sebenarnya hanya digunakan untuk menebak siapa pemenang pertandingan sepakbola yang dilangsungkan oleh timnas Jerman. Cara yang dilakukannya adalah dengan menyajikan dua buah kotak yang ditandai dengan bendera tim nasional. Di dalam masing-masing kotak terdapat makanan yang sama.

Tidak semua tebakan Paul benar. Tercatat dua kali Paul melakukan kesalahan, berikut daftar tebakan yang dilakukan oleh Paul:


source: wikipedia

Thursday, July 8, 2010

Spanyol ataukah Belanda?

Spanyol ataukah Belanda?
Ini adalah dua kali berturut-turut World Cup mempertemukan dua tim eropa berlaga di partai puncak. Namun, kita semua pasti tahu betapa pentingnya pemain dari Amerika Selatan dan Afrika dalam sepak bola Eropa. Dua acungan jempol untuk Dua tim yang bertanding di partai puncak.

Spanyol sekarang menghadapi tim Belanda dengan filosofi yang sama - kedua belah pihak memiliki campuran ketertiban dan bakat. Mereka sangat kreatif dari lini tengah untuk menyerang dan didukung oleh struktur defensif. Di atas semuanya, semua orang tampak bermain sebagai sebuah tim. Dan seperti Jerman, keduanya menggunakan struktur yang telah menjadi menonjol di Liga Champions, sebuah formasi 4-2-3-1.

Barcelona menitipkan paling tidak 7 pemain di tim Spanyol. Hal ini jelas sekali sangat membantu tim ini dalam meraih kemenangan. Bermain bersama selama satu tahun penuh dalam satu tim membuat mereka mengerti bagaimana memberikan bola kepada anggota tim. Boleh dikatakan Barcelona ikut bermain pada partai Final.

Lalu siapa yang akan menjadi juara? Spanyol ataukah Belanda? Jika dilihat dari tradisi kedua tim belum pernah menjuarai Piala Dunia, jadi sejarah baru akan dituliskan pada Piala Dunia Kali ini.

Berikut daftar Pemenang Piala Dunia

Same Philosophy: Netherlands or Spain

This is the second consecutive World Cup bring two European teams competing in the top of the party. However, we all know how important a player from South America and Africa in European football. Two thumbs up for the two teams that competed at the top of the party.

Spain now face the Dutch team with the same philosophy - both sides have a mixture of order and talent. They are very creative from the midfield to attack and supported by defensive structures. Above all, everyone seemed to play as a team. And like Germany, they use the structures that have become prominent in the Champions League, a 4-2-3-1 formation.

Barcelona left at least seven players on the Spanish team. This is obviously very helpful in this team to win. Playing together for one full year as a team to make them understand how to give the ball to team members.

Then who will be the champion? Spain or the Netherlands? If viewed from the tradition, both teams have never won the World Cup, so new history will be written on this World Cup 2010.

Here's a list of World Cup Winners :

Tuesday, July 6, 2010

Prediksi Jerman vs Spanyol: Misi Balas Dendam

Masih teringat dengan jelas, final piala Eropa antara Spanyol vs Jerman. pertandingan ini akhirnya dimenangkan oleh spanyol melalui gol tunggal fernando Torres. Namun kali ini situasi sungguh sangat berbeda. Prediksi Jerman vs Spanyol kemungkinan besar akan dimenangkan oleh Jerman, menurut saya.

Namun pada pertemuan kali ini, Jerman memiliki komposisi tim yang jauh berbeda. Materi pemain sebagian besar mengalami perubahan, di mana saat ini mereka bermaterikan pemain muda yang berada di momen yang matang. Misi balas dendam kemungkinan bisa terbayarkan.

Sedangkan Spanyol memiliki tim yang tak jauh berbeda. Namun demikian, kekuatan dan kualitas yang mereka miliki diklaim lebih baik dari sebelumnya. Terbukti, mereka bisa melenggan hingga semi-final Piala Dunia 2010.

Secara statistik, Jerman tampil lebih meyakinkan dalam urusan mencetak gol. Total hingga berakhirnya laga perempat-final, 13 gol dilesakkan ke gawang lawan dan hanya kecolongan dua kali. Sedangkan Spanyol hanya enam kali menjebol gawang lawan dari lima pertandingan dan kemasukan dua kali. Jadi ini mungkin yang menjadi penunjang prosentase kemenangan Jerman pada prediksi Jerman vs Spanyol kali ini.

Dalam urusan mencetak gol ke gawang masing-masing tim, Jerman juga lebih baik. 27 gol dilesakkan pemain Jerman ke gawang Spanyol, sementara sebaliknya, Spanyol hanya 22 kali.

Rekor Pertemuan Kedua Tim: (Lima Duel Terakhir)
29/6/2008 - Jerman 0-1 Spanyol
12/2/2003 - Spanyol 3-1 Jerman
16/8/2000 - Jerman 4-1 Spanyol
22/2/1995 - Spanyol 0-0 Jerman
21/6/1994 - Jerman 1-1 Spanyol

Prediksi pertandingan:
Jerman yang bermain tanpa Thomas Muller, rasanya tidak terlalu pusing untuk mendapatkan penggantinya. Toni Kroos mungkin akan mengisi posisi yang ditinggalkan Muller pada starting line up. Namun Spanyol mungkin tidak akan bermain terbuka menghadapi tim sekelas Jerman yang lini depannya paling produktif diantara semua kontestan.


Prediksi skor akhir: Jerman vs Spanyol 2-0

Monday, July 5, 2010

Prediksi Uruguay vs Belanda: Ambisi Menjadi Juara Pertama Kali

Prediksi Uruguay vs Belanda
Setelah melalui drama menegangkan melawan Ghana, kini Uruguay harus bertemu dengan Belanda. Uruguay mengalahkan Ghana dengan tendangan penalti setelah kedua tim sama-sama bermain imbang. Namun, Belanda melaju ke semi final setelah mengalahkan kandidat juara Brazil. Saya kira, prediksi peluang menang antara Uruguay vs Belanda lebih besar milik Belanda, namun tidak menutup kemungkinan Uruguay akan membalik keadaan. Sama kita ketahui bahwa bola itu bulat.

Dalam sejarahnya, kedua tim sempat dua kali bertemu, di mana skornya imbang 1-1. Kedua tim juga meraih kemenangan mereka dengan skor yang sama, 2-0. Namun duel kedua tim dipetik lebih dari tiga dekade silam. Kali ini, dengan gaya permainan yang sepenuhnya berbeda, mereka akan beradu untuk menjadi yang terbaik.

Kedua tim memiliki bomber yang tangguh, Diego Forlan di kubu Uruguay dan Wesley Sneijder di tim Belana. Kedua kubu juga kehilangan sejumlah pemain pilarnya, seperti Luis Suarez, Jorge Fucile dan Nicolas Lodeiro untuk Uruguay, sedangkan Gregory van der Wiel dan Nigel de Jong absen membela Belanda. Namun Belanda pasti akan berambisi untuk merebut gelar Juara World Cup untuk pertama kalinya.

Statistik performa tim sedikit menguntungkan Belanda. Lima penampilan di putaran final di Afrika Selatan dituntaskan dengan kemenangan 100 persen. Sementara Uruguay sempat ditahan Prancis 0-0 dan Ghana 1-1 sebelum meraih kemenangan lewat drama adu penalti.

Rekor Pertemuan Kedua Tim:
15/6/1974 - Piala Dunia - Uruguay 0-2 Belanda
30/12/1980 - Ujicoba - Uruguay 2-0 Belanda

Prediksi permainan:
Secara statistik, Uruguay sudah sepuluh kali tampil di Piala Dunia dan meraih gelar juara dua kali. Sementara Belanda, dalam delapan kesempatan tampil di putaran final hanya bisa dua kali menjadi runner up. Namun, Belanda dengan materi pemain lebih baik, lebih mempunya peluang untuk memenangkan pertandingan ini. Terlebih, Uruguay harus bermain tanpa Luis Suarez.

Prediksi skor akhir: Uruguay vs Belanda 1-2

Sunday, July 4, 2010

Argentina Belum Juga Orgasme: Karena bola itu bulat


Jerman sudah mengantongi tiket semifinal dengan mengalahkan Argentina dengan skor 4-0. Memang, Jerman dengan squad mudanya seperti mengajari Argentina bagaimana cara bermain bola. Dari menit pertama hingga pertandingan berakhir Argentina tidak mampu membobol pertahanan Jerman. Salut untuk Thomas Muller.

Jerman berulang kali melakukan penetrasi dan berhasil memasukkan bola ke dalam lubang target [baca: gawang]. Pada babak pertama Jerman sudah berhasil memetik buah nikmat hasil penetrasi. Walaupun berniat untuk membalas gol Jerman, Lionel Messi cs bak seperti menderita impoten. Serangannya tidak mampu masuk ke lubang target. Boleh dikatakan juga, Argentina belum juga orgasme [baca: membalas gol] ketika sudah kemasukkan 4 gol hingga pertandingan berakhir.

Dalam sebuah perbincangan serius, seperti seorang komentator bola. Namun kali ini kekalahan Argentina diibaratkan dengan nasibnya dengan Argentina yang punya waktu 45 menit untuk membalas sebuah gol yang bersarang di gawangnya. Walaupun kita sudah tahu hasil akhirnya, namun ini bukan perkara hasil akhir.

Yang menjadi kesimpulan, Argentina keluar menyerang habis-habisan pada 45 menit terakhir, walaupun strategi itu harus dibayar mahal dengan 3 gol tambahan dari lawan. Menurut teman saya, peluang memenangkan pertandingan dengan cara menyerang itu lebih besar dari pada bertahan.

Namun apakah anda lupa, Jose Mourinho berhasil mengalahkan Barcelona pada semifinal liga champions musim 2009/2010 dengan bertahan. Namun bukan hanya bertahan saja, Ia juga mempunyai senjata umpan balik yang mematikan. Kita semua sudah tahu, Barcelona adalah tim paling produktif dalam urusan mencetak gol kala itu.

Bola itu memang bulat kawan. Kita bisa berada di sisi bawah dan terkadang juga bisa berada di sisi atas. Walaupun kita berada di sisi bawah, namun kita bisa berada di sisi atas dengan cepat jika kita bisa memutar bolanya. Jadi mari kita putar bolanya dan tempatkan sisi bawah ke sisi atas. Saya hanya bisa menulis di sini karena saya Blogger Indonesia Dukung Internet Aman, Sehat & Manfaat.

Friday, July 2, 2010

Prediksi Argentina vs Jerman: Ulangi Memori World Cup 2006

Prediksi Argentina vs Jerman
Perempat final World Cup 2006, Argentina vs Jerman kembali terulang pada World Cup 2010. Nanti malam pukul 21.00 WIB Argentina vs Jerman akan melangsungkan pertandingan memperebutkan tiket semi final, pertandingan ini akan digelar di stadion Cape Town. Pada pertemuan di World Cup 2006 Jerman menaklukkan Argentina melalui adu penalti.

Prediksi Argentina vs Jerman kali ini, lebih mengunggulkan Jerman. Hal ini dilihat dari performa Jerman pada fase penyisihan group meskipun mereka kalah satu kali. Sedangkan Argentina pada fase group memenangkan semua laga. Argentina pasti juga akan berambisi untuk membalas kekalahan pada edisi World Cup 2006. Sayangnya Jerman tidak punya suporter bernama Larissa Riquelme untuk menambah motivasi.

Head to head Argentina vs Jerman

Kedua tim setidaknya sudah 18 kali berjumpa di berbagai level kompetisi dan turnamen internasional, atau hanya sekadar melakoni laga ujicoba.

Dari 18 pertemuan tersebut, Argentina untuk sementara memimpin dengan skor 8-5. Ada pun lima laga terakhir berakhir dengan seri.

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 4 Maret 2010 pada laga ujicoba, di mana Argentina menang tipis 1-0 lewat gol Gonzalo Higuain.

Sementara pertemuan kedua tim di tiga edisi sebelumnya banyak diwarnai hasil imbang. Namun di level turnamen internasional, Jerman memiliki kenangan manis di Piala Dunia 2006, di mana mereka melenggang ke semi-final setelah menuai kemenangan lewat drama adu penalti. Di waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1.

Rekor Pertemuan Kedua Tim:
15/12/1993 - Ujicoba - Jerman 1-2 Argentina
17/4/2002 - Ujicoba - Jerman 0-1 Argentina
9/2/2005 - Ujicoba - Jerman 2-2 Argentina
21/6/2005 - Piala Konfederasi - Argentina 2-2 Jerman
30/6/2006 - Piala Dunia 2006 - Jerman 1-1 Argentina (Jerman menang adu penalti)
4/3/2010 - Ujicoba - Jerman 0-1 Argentina

Prediksi Argentina vs Jerman oleh Castrol

Castrol World Cup Match Predictor memperkirakan laga akan terkonsntrasi di lini tengah. Peluang Jerman memenangkan laga 48 persen, Argentina 52 persen. Segalanya akan tergantung bagaimana lini belakang Argentina merespons serangan balik Jerman. Jika bisa, Jerman akan kesulitan.



Prediksi skor akhir : Argentina 3-2 Jerman

Thursday, July 1, 2010

Prediksi Belanda vs Brasil :Kalahkan Brasil untuk yang pertama kalinya

Prediksi Skor Belanda vs Brasil
Belum pernah menjuarai bagi tim sekelas Belanda, merupakan sebuah ganjalan dalam hati para penggemarnya. Namun ambisi untuk meraih juara pada turnamen World Cup 2010 ini harus terbentuk tembok keras. Belanda harus menghadapi Brazil pada babak perempat final. Ambisi untuk mengalahkan Brasil yang pertama kalinya adalah semangat tambahan untuk Belanda.

Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Belanda belum pernah sekalipun menang atas Brasil, berikut statistiknya :
Ujicoba       Belanda    2-2  Brasil 09-10-1999
Ujicoba       Brasil     3-1  Belanda 08-06-1999
Ujicoba       Brasil     2-2  Belanda 05-06-1999
Piala Dunia   Brasil     1-1  Belanda 07-07-1998 (Brasil menang adu penalti 4-2)
Ujicoba       Belanda       2-2 Brasil 31-08-1996
Piala Dunia   Belanda    2-3  Brasil 09-07-1994

Belanda tak punya masalah cedera. Arjen Robben kemungkinan akan menjadi starter, dan pelatih Bert van Marwijk tidak akan mengubah line up. Van Marwijk dipastikan masih akan bermain dengan formasi 4-3-2-1, dengan Mark van Bommel dan Nigel De Jong menjadi dua central defender. Arjen Robben dan Dirk Kuyt akan bermain melebar di kedua sisi pertahanan Brasil. Wesley Sneijder di belakang striker tunggal Robin van Persie. Inilah yang mungkin menjadi pendukung Belanda pada prediksi Belanda vs Brasil kali ini.

Sedangkan Carlos Dunga punya masalah dengan cedera pemain. Ramires terkena dua akumulai kartu. Elano belum berlatih. Felipe Melo telah berlatih normal, tapi diragukan bisa menjadi starter. Daniel Alves akan menggantikan Elano. Salah satu dari Josue atau Kleberson akan menggantikan Ramires.

Prediksi
Castrol World Cup Match Predictor memperkirakan peluang Belanda memenangkan laga 42 persen. Brasil 58 persen. Brasil selalu menjadi favorit, tapi mungkin harus susah payah mengalahkan Belanda, yang selalu berbahaya saat menyerang.

Prediksi skor akhir: Belanda vs Brasil (2-1) ini adalah murni prediksi saya sebagai Blogger Indonesia Dukung Internet Aman, Sehat & Manfaat

Monday, June 28, 2010

Prediksi Spanyol vs Portugal: Pertahankan Keperawanan

Selain menyaksikan pertemuan pertama antara Jepang vs Paraguay di turnamen World Cup, malam ini kita juga akan menyaksikan pertandingan antara Spanyol vs Portugal. Pertandingan antara dua negara bertentangga ini akan digelar di Cap Town pukul 20.30 waktu setempat atau pukul 01.30 (30/06/2010) waktu Indonesia Barat. Prediksi Spanyol vs Portugal kemungkinan akan lebih memberikan dukungan kepada Spanyol.

Head to head Spanyol Vs Portugal
Berdasarkan sejarah pertemuan kedua tim, Spanyol telah bertemu Portugal sebanyak 32 kali. Dari 32 Pertemuan tersebut Spanyol memenangkan pertandingan sebanyak 15 kali, draw 12 kali dan kalah sebanyak 5 kali. Selain itu grafik permainan yang kian menanjak juga diperlihatkan oleh Spanyaol dalam pertandingan terakhir meskipun mereka sempat kalah melawan Swiss.

Portugal sendiri akan menjaga rekor tak pernah kebobolan selama ajang World Cup 2010 ini. Berbekal kemenangan pada fase group EURO Cup 2004 Portugal akan mengulang kenangan manis itu. Walaupun itu adalah kemenangan pertama dalam sembilan pertemuan terakhir.

Berikut hasil pertemuan kedua tim:
20 Juni 2004 Spanyol 0-1 Portugal Piala Eropa
6 September 2003 Portugal 0-3 Spanyol Persahabatan
13 Februari 2002 Spanyol 1-1 Portugal Persahabatan
19 Januari 1994 Spanyol 2-2 Portugal Persahabatan
15 Januari 1994 Portugal 0-0 Spanyol Persahabatan
16 Januari 1991 Spanyol 1-1 Portugal Persahabatan
17 Juni 1984 Portugal 1-1 Spanyol Piala Eropa
18 Maret 1934 Portugal 1-2 Spanyol Kualifikasi PD
11 Maret 1934 Spanyol 9-0 Portugal Kualifikasi PD

Prediksi Castrol Index:
Spanyol 63-37 Portugal
prediksi skor akhir: Spanyol vs Portugal 2-1

Thursday, June 24, 2010

Italia Pulang Membawa Malu


Slovakia mengamankan tempat lolos ke babak 16 besar setelah mengalahkan Italia dengan skor 3-2. Slovakia mencetak sejarah, melangkah ke babak kedua kali pertama dalam dua kali keikut-sertaannya di Piala Dunia. Slovakia dan Italia sama-sama membutuhkan tiga poin untuk lolos ke babas selanjutnya.

Robert Vittek menjadi bintang lapangan dengan memborong dua gol Slowakia. Satu gol lain Slowakia lainnya diabuat Kamil Kopunek. Italia membalas dua gol dalam sepuluh menit lewat Antonio Di Natale dan Fabio Quagliarella.

"Semua salah saya," ujar pelatih Marcello Lippi seperti dikutip Tuttosport.
"Pulang dengan memalukan," demikian judul La Gazzetta dello Sport.

Kegagalan Italia lolos dari babak penyisihan grup ini yang kali pertama sejak 1974. Namun kegagalan ini yang terburuk dalam 54 tahun terakhir.

Di Piala Dunia 1966, saat disingkirkan Korea Utara, Italia masih mencetak satu kemenangan dari tiga laga. Di Piala Dunia 1974, Italia juga masih bisa meraih satu kemenangan dari tiga laga.

Kali ini, Italia dua kali susah payah bermain imbang dan terakhir dikalahkan Slowakia.

Ini merupakan debut Slowakia di Piala Dunia, sebagai negara merdeka sejak Cekoslowakia dibubarkan. Slowakia kini sukses melangkah ke babak kedua sebagai runner up Grup F dengan empat angka.

Bermain dengan beban harus menang, Italia tampil buruk sepanjang babak pertama. Fabio Cannavaro kerap tidak berada di posisi saat timnya diserang. Lini tengah Azzurri tak kreatif membuka pertahanan Slowakia yang dikoordinir Martin Skrtel.

Daniel De Rossi melakukan kesalahan. Umpannya terpotong, dan Vittek melepas tembakan first time menyusur tanah tanpa bisa dicegah Marchetti.

Azzurri berupaya bangkit dan mengejar ketinggalan sebelum laga babak pertama usai, tapi lini tengahnya gampang kehilangan bola, yang membuat pemain Slowakia menekan lewat serangan balik.

Hampir semua peluang Italia dengan mudah digagalkan lini belakang Slovakia. Sedangkan satu upaya Skrtel nyaris membuahkan gol kedua di menit ke-41.

Italia gagal menyamakan kedudukan sampai babak pertama usai.

Di babak kedua, fans Italia yang hadir di Ellis Park yakin timnya akan bangkit. Namun perbaikan baru terjadi setelah Marcello Lippi memasukkan Andrea Pirlo, dan menarik keluar Riccardo Montolivo.

Perlahan tapi pasti Azzurri menemukan bentuk permainannya, tapi lini belakangnya terlihat rapuh. Alih-alih mengejar ketinggalan, Italia justru kebobolan lagi oleh gol Vittek menit ke-73.

Marek Hamsik melepas tembakan pojok. Chiellini terlambat menjemput bola, dan Vittek memafaatkannya dengan baik.

Kerja keras Italia membuahkan hasil. Menit ke-81, Antonio Di Natale memperkecil ketinggalan.

Gol ini membangkitkan semangat Azzurri untuk menyamakan kedudukan. Mereka nyaris memperolehnya, ketika tembakan Quagliarella menjadi gol. Namun wasit menganulir.

Situsi menjadi kritis ketika Slowakia, lewat pemain penganti Kamil Kaponek, mencetak gol tambahan menit ke-89. Wasit memberi tambahan waktu empat menit, yang membuat Italia masih memiliki kesempatan menyamakan kedudukan.

Slowakia bertahan habis-habisan, dengan banyak membuang bola. Namun Italia masih bisa memanfaatkan waktu tambahan ini untuk mencetak satu gol lagi lewat Quagliarella.

Dua menit berikutnya Slowakia berupaya mempertahankan keunggulannya. Mereka berhasil.

Susunan Pemain
SLOWAKIA: Jan Mucha, Jan Durica, Martin Skrtel, Radoslav Zabavnik, Peter Pekarik, Zdeno Strba/Kamil Kopunek, Juraj Kucka, Robert Vittek, Marek Hamsik, Erik Jendrisek, Miroslav Stoch,

ITALIA: Federico Marchetti, Giorgio Chiellini, Fabio Cannavaro, Domenico Criscito/Christian Maggio, Gianluca Zambrotta, Daniele De Rossi, Gennaro Gattuso/Fabio Quagliarella, Riccardo Montolivo/Andrea Pirlo, Antonio Di Natale, Vincenzo Iaquinta,

Wednesday, June 23, 2010

Just Draw: Denmark vs Japan Preview

Denmark forward Nicklas Bendtner still hasn't fully recovered from a groin injury but has started the two previous games and looks set to play again. Defender Simon Kjaer is suspended, so Per Kroldrup is favourite to step in.
Japan coach Takeshi Okada is expected to name the same starting line-up for the third consecutive match.
Suspended: Kjaer (Denmark). One booking from suspension: Sorensen (Denmark); Abe (Japan).

MATCH PREVIEW

When Arsene Wenger took Japan coach Takeshi Okada for dinner in London earlier this year, the Arsenal boss had few words of comfort for the 53-year-old. "I said to Okada 'if you get out of this group, they will have to build a statue of you in the middle of Tokyo'. He would deserve it."
Despite the gloomy prediction, Japan are on the verge of etching their name in the history books. A draw against Denmark at the Royal Bafokeng Stadium in Thursday's group E decider would be enough to see the Blue Samurai reach the last 16 of the World Cup for the first time on foreign soil. A win for Denmark, however, and Morten Olsen's side will join the Netherlands in the second round.
Progress for Japan would be a remarkable achievement. Okada's side came into the tournament on their worst run of form for 12 years, but stunned Cameroon in their opening match and were impressive in defeat against the Netherlands. The side is built on a solid defence, with centre-backs Yuji Nakazawa and Marcus Tulio Tanaka in commanding form. CSKA Moscow's Keisuke Honda is their key man and a talismanic presence - Japan have won all five matches in which he has scored, keeping a clean sheet in all of them.
Denmark have been unimpressive so far, and were on the brink of being eliminated from the tournament in the match against Cameroon, going a goal down before Nicklas Bendtner and Dennis Rommedahl hit back. The Danes have never failed to reached the second round in four previous attempts and will be aiming high against Thursday's opponents - 14 of Denmark's squad stand at over 6ft tall, compared to only six of Japan's 23.

MATCH FACTS

Head-to-head

- The only previous encounter between these sides was a 3-2 win for Denmark in 1971.
- The Danes' current coach Morten Olsen played in that match, earning his 71st cap.

Denmark

- The win against Cameroon marked the first time that Denmark had come from behind to win a match at the World Cup.
- Jon Dahl Tomasson needs one goal to join Poul Nielsen as Denmark's all-time top scorer.
- Denmark have never missed a penalty at the World Cup, scoring all four of their spot-kicks.
- Only two of Denmark's 15 previous World Cup games have ended in draws.
- If Denmark beat Japan they will reach the second round of the tournament for the fourth time in four World Cup appearances.

Japan

- Japan have lost five of their last six matches.
- They have only won one of their six meetings with European sides at the World Cup finals (Belgum).
- Japan have scored only nine goals in 12 World Cup games.
- Japan have never won a World Cup finals game in which their opponents have scored.

Prediksi Slovakia vs Italia: Harus Menang

Prediksi Slovakia vs Italia

Dua poin dari dua laga membuat juara bertahan Italia berada di ujung tanduk. Dan di laga terakhir penyisihan grup Italia harus menang jika ingin lolos. Prediksi Slovakia vs Italia kali ini pasti akan lebih mengunggulkan Italia untuk memenangkan pertandingan.

Jajak pendapat La Gazzetta dello Sport menunjukan 62,2 persen dari 23 ribu publik Italia yang dimintai pendapatnya menghendaki Cannavaro dicopot dari tim. Apakah Lippi peduli? Tidak sama sekali.

Cannavaro masih mengisi starting line up, karena dua cadangannya; Salvatore Bocchetti dan Leonardo Bonucci, dianggap belum berpengalaman.

Tidak hanya lini belakang Italia yang bermasalah. Lini tengah Italia tak kreatif menciptakan peluang, atau mengatasi tumpulnya striker.

Lippi kini berharap pada Andrea Pirlo, yang baru sembuh dari cedera betis dan telah berlatih intensif. Namun staf medis belum melakukan verifikasi apakah Pirlo benar-benar bisa dimainkan sejak menit pertama.

Gianluigi Buffon absen akibat cedera punggung. Di lini depan, Lippi kemungkinan akan mencopot Alberto Gilardino, dan memberi kesempatan Giampaolo Pazzini dan Antonio Di Natale tampil bersama sebagai starter.

"Segalanya belum berakhir, dan kami tidak perlu melihat gelas kosong," ujar Lippi. "Piala Dunia kami diawali saat menghadapi Slovakia."

Hasil seri, dan pada saat yang sama Paraguay mengalahkan Selandia Baru, telah cukup bagi Italia untuk lolos. Jika itu terjadi, ramalan Maradona bahwa Italia akan mengulang sukses Piala 1982 menjadi bukan tidak mungkin.

Di Piala 1982, Italia lolos dari penyisihan grup berkat tiga hasil imbang, tapi mampu mencapai final dan mengalahkan Jerman untuk membawa pulang trofi.

Slovakia hanya punya satu poin, dan butuh keajaiban untuk lolos ke babak kedua dengan mengalahkan Italia. Vladimir Weiss, pelatih Slovakia, mengatakan tidak ada yang tidak mungkin.

Namun persiapannya menyusun skuad terganggu ulah pers di dalam negeri, dan pemain Slovakia muak dengan harapan publik yang tak masuk akal.

"Publik hanya bisa mengkritik, kami melakukan semua yang kami bisa," ujar Vladimir Weiss Jr, putra pelatih Vladimir Weiss Sr. "Kami memang belum memenangkan laga, tapi kami masih punya kesempatan."

Miroslav Stoch akan kembali berlaga, setelah istirahat sejenak akibat cedera.


Slovakia
03-03-2010 Slovakia       0 - 1  Norwegia
29-05-2010 Slovakia       1 - 1  Kamerun
05-06-2010 Slovakia       3 - 0  Kosta Rika
15-06-2010 Selandia Baru  1 - 1  Slovakia
20-06-2010 Slovakia       0 - 2  Paraguay

Italia
04-03-2010 Italia  0 - 0  Kamerun
04-06-2010 Italia  1 - 2  Meksiko
06-06-2010 Swiss   1 - 1  Italia
15-06-2010 Italia  1 - 1  Paraguay
20-06-2010 Italia  1 - 1  Selandia Baru

Situasi Slovakia

Pelatih Vladimir Weiss hanya akan melakukan satu perubahan, dengan gelandang Miroslav Stoch bermain sebagai starter. Marek Cech juga akan tampil sejak menit pertama bersama Kornel Salata.

Prakiraan Susunan Pemain (4-2-3-1): Mucha, Pekarik, Skrtel, Cech, Durica; Strba, Stoch; Weiss, Hamsik, Vittek; Sestak

Situasi Italia

Gelandang Andrea Pirlo telah berlatih, dan tampaknya akan masuk starting line up. Claudio Marchisio dicopot untuk memberi tempat bagi Pirlo. Giampaolo Pazzini kemungkinan berduet dengan Di Natale. Simone Pepe dan Gilardino silahkan duduk di bangku cadangan.

Prakiraan Susunan Pemain (4-3-3): Marchetti, Zambrotta, Cannavaro, Chiellini, Criscito; Montolivo, De Rossi, Pirlo; Iaquinta, Pazzini, Di Natale


Pemain Layak Diamati

Robert Vittek: Sloakia baru mencetak satu gol dari dua laga, dan pembuatnya adalah Robert Vittek. Pemain usia 28 tahun ini diharapkan mencetak gol lagi, untuk memberi tekanan kepada Italia.

Andrea Pirlo: Inilah harapan Italia terakhir. Setelah di dua laga lini tengah Azzurri kreatif, kehadiran Pirlo diperkirakan akan mengubah segalanya. Namun sukses Pirlo hanya ditentukan pada hasil akhir, dan tiga angka yang bisa diperoleh timnya untuk mencapai babak kedua.


Prediksi
Slovakia mungkin harus kecewa kali kedua gagal melangkah lebih jauh. Castrol World Cup memperkirakan kesempatan Slovakia memenangkan laga hanya 20 persen. Italia akan susah payah menundukannya, dengan kesempatan menang tipis 55 persen. 


Slovakia 0-1 Italia

Rebut Sisa Tiket: Preview Grup E dan Grup F

Satu tiket tersisa di Grup E world Cup 2010 akan diperebutkan oleh Jepang vs Denmark. Sementara Belanda akan mempertahankan rekor kemenangan dengan melawan kamerun. Belanda yang sudah mengantongi tiket ke babak 16 besar, tentu akan bermain santai, hasil imbang saja sudah cukup untuk menjaga tahta di puncak klasemen. Denmark yang akan melawan Jepang tentu akan bermain habis-habisan demi meraih tiket 16 besar, hasil imbang atau bahkan kalah akan memaksa Denmark untuk angkat koper.

Situasi di Grup F berbeda dengan situasi di Grup E. Italia yang berada di ujung tanduk, harus menang melawan Slovakia yang kans lolosnya paling kecil. Sementara Paraguay hanya butuh hasil imbang untuk mempertahankan puncak klasemen saat melawan Selandia Baru yang harus menang jika ingin lolos.

Fabio Cannavaro yakin Italia tak akan tersingkir lebih awal dari babak penyisihan grup. Penegasan kapten Italia ini berkaitan dengan laga penentuan melawan Slowakia.

"Saya ulangi apa yang sudah pelatih sampaikan, kami tak mau pertandingan melawan Slowakia ini menjadi laga terakhir kami di sini," katanya seperti dikutip laman football-italia.

"Kami sudah mempersiapkan untuk Piala Dunia ini selama dua tahun dan kami tak mau pulang kandang setelah tiga pertandingan."

"Penampilan kami yang terbaik memang belum muncul sekarang ini. Tapi kami tetap tak mau pulang lebih cepat."

Paraguay-New Zealand, Group F, Polokwane, 21.00
Slovakia-Italy, Group F, Johannesburg (Ellis Park), 21.00
Cameroon-Netherlands, Group E, Cape Town, 01.30
Denmark-Japan, Group E, Rustenburg, 01.30

Tuesday, June 22, 2010

Prediksi Jerman vs Ghana: Yakin Dengan Squad Muda


Prediksi Jerman vs Ghana. Jerman yakin dengan squad muda mereka seperti Sami Khedira, Mesut Ozil, Thomas Muller and Holger Badstuber mereka akan lolos ke babak selanjutnya. Namun pelatih Jerman menyatakan, Ghana adalah team yang bagus namun ia percaya bahwa prediksi Jerman akan memenangkan pertandingan menjadi nyata dan mengantarkannya lolos ke babak selanjutnya.


Joachim Loew harus mengatasi persoalan di lini depan Jerpan bukan pada saat yang tepat, bahkan mungkin yang terburuk. "Saya harus menunggu sampai latihan terakhir beberapa jam sebelum pertandingan, untuk memutuskan siapa yang akan menjadi starter di lini depan," kata Loew. "Saya yakin setiap pemain, dan setiap striker, ingin bermain."

Pilihan terbaik bagi Jerman adalah bermain dengan satu striker. Jika usulan diterima, pilihannya Loew adalah pada Cacau -- striker yang mencetak tiga gol dalam laga persahabtan sebelum Piala Dunia 2010.

Cacau tidak dimainkan karena Loew lebih memilih pemain yang punya reputasi, ketimbang sedang berprestasi. Akibatnya, Klose tetap menjadi pilihan pertama, dan Cacau duduk di bangku cadangan.

Cacau dimainkan Loew di Piala Dunia saat melawan Australia, dan mencetak gol.

Loew mengatakan selain lini depan, Jerman tidak akan melakukan perubahan apa pun di lini tengah dan belakang. Juga tidak ada modifikasi skuad, dengan mengoplos pemain muda dan senior.

"Lima di antara mereka telah terkena kartu kuning. Jika terkena kartu lagi, mereka tidak bisa bermain jika Jerman lolos ke babak kedua," ujar Loew.

Loew tidak ingin meratapi kekalahan atas Serbia. Menurutnya, ada sisi positif dari kekalahan itu. Yaitu, timnya belajar mengatasi tekanan dan merespon permainan bertahan lawan.

Berbeda dengan Jerman, Ghana lebih suka konsentrasi mencari cara mencetak gol open play. Dua gol Ghana, ke gawang Serbia dan Australia, terjadi lewat titik penalti. Ghana seolah tak mampu mencetak gol dari open play.

Lini belakang Ghana bermain mengesankan di dua laga, tapi lini depannya relatif hanya mengandalkan Asamoah Gyan.

"Kami harus memperbaiki permainan menyerang kami," kata pelatih Milovan Rajevac.

Ghana gagal mencetak gol dalam 12 laga sebelum Piala Dunia 2010. Rajevac telah berupaya mengatasinya tapi gagal, karena tidak berani mendorong satu pemain lagi lebih ke depan, untuk berduet dengan Gyan, atau memainkan Sulley Ali Muntari sebagai second striker.

"Kami banyak membuang peluang mencetak gol. Itu tidak boleh terjadi lagi saat kami menghadapi Jerman," ujar Gyan.

John Mensah akan kembali memperkuat lini belekang, tapi Isaac Vorsah meragukan. Has Sarpei mengatakan Jerman punya kelemahan di lini belakang.

Ghana
28-03-2010 Ghana   1 - 0 Burkina Faso
02-06-2010 Belanda 4 - 1 Ghana
05-06-2010 Ghana   1 - 0 Latvia
13-06-2010 Serbia  0 - 1 Ghana
19-06-2010 Ghana   1 - 1 Australia

Jerman
13-05-2010 Jerman   3 - 0 Malta
30-05-2010 Hongaria 0 - 3 Jerman
04-06-2010 Jerman   3 - 1 Bosnia-Herz
14-06-2010 Jerman   4 - 0 Australia
18-06-2010 Jerman   0 - 1 Serbia

Situasi Ghana

Sulley Ali Muntari tidak datang ke Afsel untuk berlibur. Dia pasti akan menjadi starter, ketika Ghana membutuhkan pengalamannya. Kwadwo Asamoah juga masih akan mempertahankan posisinya di starting line up.

Prakiraan Susunan Pemain (4-2-3-1): Kingson, Pantsil, Mensah, Addy, Sarpei; Annan, KP Boateng; Tagoe, Asamoah, Ayew; Gyan


Situasi Jerman

Cacau dipastikan akan menggantikan tempat Klose, dan Loew mengubah formasinya. Cacau terbukti lebih efektif jika dimainkan sebagai striker tunggal. Podolski beroperasi di dekatnya.

Prakiraan Susunan Pemain (4-2-3-1): Neuer, Lahm, Mertesacker, Friedrich, Badstuber; Schweinsteiger, Khedira; Mueller, Ozil, Podolski; Cacau


Pemain Layak Diamati

Asamoah Gyan: Dua kali Asamoah Gyan mencetak gol lewat titik penalti. Kini, publik Ghana -- dan juga masyarakat Afrika -- menunggunya mengoleksi gol lewat open play. Tidak hanya itu, Gyan diharapkan mewujudkan harapan Afrika akan hadirnya salah satu tim benua mereka di babak kedua.

Mesut Oezil: Jika ada pemain Jerman paling dikagumi Tim Cahill, mungkin hanya Mesut Oezil. Ia tampil mengesankan saat melawan Australia, tapi kesulitan ketika dijaga pemain Serbia dan tidak bisa melakukan banyak hal. Loew berharap Oezil mengtasi tekanan Ghana dan bermain lebih kreatif.


Prediksi
Ghana akan bermain dengan segenap kepercayaan diri sebagai harapan Afrika. Namun Jerman lebih punya pengalaman. Castrol World Cup memberikan kemungkinan Jerman memenangkan laga 63 persen. Ghana hanya 15 persen. Kemungkinan seri 22 persen.

Ghana 1-2 Jerman

Prediksi Inggris vs Slovenia: Target Capello

Prediksi skor pertandingan Inggris vs Slovenia.

Meskipun melihat hasil akhir yang dicapai oleh Inggris pada dua pertandingan terakhir berakhir dengan hasil yang kurang memuaskan, Fabio Capello tetap mencanangkan target Final. Memang tidak diragukan lagi, squad timnas Inggris merupakan squad yang sangat bagus. Namun mereka harus mengakui, Inggris tidak mempunyai kiper yang bagus. Buktinya, kiper mereka sering melakukan blunder yang berakibat fatal. Inilah yang harus dibuktikan oleh Inggris, bahwa Inggris harus memenuhi Prediksi menang melawan Slovenia.

Walaupun digosipkan mengalami perpecahan. Prediksi Inggris vs Slovenia masih akan tetap mengunggulkan Inggris untuk meraih kemenangan.

Slovenia datang ke Piala Dunia 2010 sebagai satu dari delapan tim terlemah. Namun siapa lagi yang berani menyebut mereka seperti itu. Bahkan Inggris pun mempertimbangkannya sebagai tim besar yang harus dikalahkan.

Namun Slovenia juga punya masalahnya sendiri. Mereka kehilangan Nejc Pecnik, yang retak engkel saat Slovenia menahan AS 2-2. Defender Marko Suler diragukan akibat robek rusuk kiri saat beradu fisik dengan Jozy Altidore.

Pelatih Matjaz Kek tampaknya masih akan menggunakan formasi 4-4-2, dengan Milivoje Novakovic dan Zlatan Ljubijankic berdampingan di depan. Valter Birsa dan Andraz beroperasi di kedua sayap.

Prediksi Inggris vs Slovenia:
Inggris telah melewati periode terburuknya, dan akan bangkit. Slovenia tertantang melawan tim terbaik yang sedang sakit. Inggris pasti teringat memori Piala Dunia 1986 dan 1990, ketika mereka kesulitan di babak penyisihan grup tapi bisa keluar dari situasi buruk. (goal.com)


Prediksi skor akhir: Inggris 2-0 Slovenia

Grup Seru: Masih Ada Peluang Lolos

Semua kontestan grup C dan D world Cup 2010 masih berpeluang untuk lolos ke babak 16 besar World Cup 2010. Pertarungan terakhir antar anggota grup dipastikan seru untuk mengambil jatah lolos ke babak 16 besar.

Di grup C, Inggris yang sebelumnya difavoritkan untuk lolos dengan mudah nampaknya tidak sesuai dengan prediksi para fansnya. Inggris masih berpeluang lolos jika bisa memenangkan pertandingan melawan Slovenia. Amerika yang akan melawan Algeria juga harus memenangkan pertandingan jika ingin lolos. Tim Algeria mempunyai kans lolos paling kecil, meskipun seandainya prediksi Algeria menang menjadi nyata, mereka harus melihat Inggris bermain imbang atau bahkan kalah melawan Slovenia. Prediksi pertandingan Inggris vs Slovenia.

Situasi yang sama juga ada di Grup D, Ghana yang berada di puncak klasemen akan melawan tim Panser Jerman. The Black Star telah mengantongi 4 poin dari dua laga. Prediksi pertandingan Ghana vs Jerman. Mereka hanya membutuhkan hasil seri dan berharap Australia dapat mengalahkan Serbia. Namun Jerman tentu tidak akan mengalah begitu saja menghadapi Ghana. Jerman harus memenangkan laga guna memastikan lolos ke babak berikutnya.

Jadwal Pertandingan World Cup 2010 hari ini (Rabu, 23 Juni 2010):
Grup C (kedua pertandingan pada pukul 16.00 waktu setempat)
Amerika Serikat vs Aljazair, Grup C, Tshwane / Pretoria
Slovenia vs Inggris, Grup C, Nelson Mandela Bay / Port Elizabeth
Grup D (kedua pertandingan pada 20,30 waktu setempat)
Australia vs Serbia, Grup D, Nelspruit, 20,30
Ghana vs Jerman, Grup D, Johannesburg (Soccer City), 20,30

Monday, June 21, 2010

Tak Ingin Memori World Cup 2006 Terulang Prediksi : Mexico vs Uruguay

Prediksi : Mexico vs Uruguay



Tak ingin memori World Cup 2006 terulang, Mexico harus memenangkan laga melawan Uruguay. Pada World Cup 2006 Mexico harus angkat koper setelah ditaklukkan Argentina di perempat final. Mengenai prediksi Mexico vs Uruguay, saya lebih mengunggulkan Mexico daripada Uruguay.

Prediksi Meksiko vs Uruguay yang lebih memberikan peluang kemenangan lebih besar kepada Meksiko ini berdasarkan pada statistik pertemuan kedua team. Dalam sejarah head to head antara Meksiko vs Uruguay, kedua team telah bertemu sebanyak 17 kali. Meksiko mampu memetik 7 kemenangan, kalah 3 kali dan bermain imbang sebanyak 10 kali.

Meskipun diunggulkan, Meksiko tidak menganggap remeh Uruguay. Fransisco Rodriguez mengatakan, Uruguay mempunyai pemain kunci seperti Forlan dan Suarez. Mereka tidak boleh diberi kesempatan sedikitpun atau team kami akan membayar mahal kesalahan itu.


Prediksi:
Hasil seri akan membuat keduanya lolos ke babak kedua, tapi siapa mau bertemu Argentina di laga berikut? Tidak ada. Jadi pertemuan ini adalah upaya kedua klub untuk menghindari sang raksasa. Castrol World Cup memperkirakan peluang Uruguay memenangkan laga 41 persen. Peluang lainnya imbang. (goal.com)

Prediksi Skor Akhir : Meksiko vs Uruguay (2-1)
 

My Important Note

Followers

My Social Network


My Experiment Copyright © 2009 and dont forget to visti my web